LOSS / KERUGIAN dalam sebuah bisnis adalah sebuah keniscayaan yang pasti
terjadi, termasuk pada bisnis forex. jadi tidak perlu terus sibuk
mencari sistem yang dapat membuat anda konsisten profit tanpa loss
sedikitpun atau yang sering disebut dengan holy gril karena itu tdk akan
pernah ada.
Yang ada adalah pemahaman seseorang yang baik terhadap suatu disiplin
ilmu / sistem trading / indicator yang dapat meminimalisir loss
tersebut. Cuma itu. Jadi sebagai seorang trader forex kita harus
mengadakan evaluasi secara periodik/berkala terhadap kinerja kerja kita
baik itu dilakukan mingguan / bulanan. Tanpa evaluasi tersebut agaknya
sulit untuk menentukan tolak ukur diri kita, kualitas trading kita,
kualitas transaksi kita dlsb.. Jadi (Masih menurut saya) klo kita mau
menjadi seorang yang profesional dibidang forex dan menganggap bahwa
forex adalah sebuah bisnis seperti bisnis2 lainnya maka jgn Cuma fokus
kepada pencapaian/target tanpa melakukan evaluasi. Contohnya: bulan ini
saya mampu menghasilkan 500USD dari balance awal saya 1000USD. Bulan
berikutnya saya minus 400USD dari balance awal saya 1000USD terus
demikian tanpa ada evaluasi masing2 hasil dari kualitas trading kita
dimasing2 bulan.
Mungkin ada yang menganggap bahwa ini “ribet” tapi bagi saya pribadi ini
harus dilakukan, dan setelah sekali dua kali anda lakukan pasti ada
yang berubah dari pola2 dan cara trading anda yang sebelumnya dan itu
terjadi secara otomatis karena (menurut penelitian yg pernah saya baca)
prilaku evaluasi dalam bisnis itu bukan sekedar menata kembali yang sdh
terjadi untuk kemudian hari, tapi ada pembentukan pola otak yang tanpa
disadari bekerja dibawah alam sadar kita yang hasilnya adalah perbaikan
prilaku/arah kebijakan sebuah bisnis/perusahaan dalam menjalankan roda
bisnisnya.
Mungkin juga sebagian orang menganggap hal itu (evaluasi) tdk perlu
dilakukan krn trading itu yang penting menghasilkan dan akumulasi
perbulannya tetap profit. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah hanya
saja (masih menurut saya pribadi) pendapat itu juga tidak sepenuhnya
dapat dibenarkan. Karena dlm dunia forex itu tdk ada siapapun yang dapat
menjamin klo bulan ini anda profit lalu kemudian bulan depannya anda
akan profit juga. Lalu apa kabarnya klo bulan ini anda profit 500USD
lalu bulan depan anda loss 500USD juga? Anda akan teruskan pola tanpa
evaluasi tersebut? klo jawabannya adalah “YES” berarti besar kemungkinan
anda hanya akan TIMBUL TENGGELAM di dunia bisnis forex ini. Seakan maju
tapi sesungguhnya jalan ditempat. Itulah kenapa perlu adanya evaluasi,
agar setiap langkah, setiap kebijakan untuk malakukan transaksi, setiap
penggunaan lot/size, setiap penggunaan waktu dll dapat TERUKUR.
Dgn segalanya yang terukur dapat membuat kita tdk jumawa ketika profit
lalu kemudian over confident. Dan tdk juga membuat kita ‘galau’ atau
down akut ketika terjadi loss. Itu akan tetap menjaga kita menjadi
trader yang logis dihadapan market. Lalu klo abis loss harus gimana?
Izinkan saya mengutip salah satu lagu melayu “Ibarat air didaun keladi,
walaupun tergenang tetapi tak meninggalkan bekas, pabila tersentuh
dahannya bergoyang air pun tertumpah, tercurah habis tak tinggal lagi”
Jadi klo habis loss harus sesegera mungkin dilupakan dan diperbaiki
segala kesalahannya dan hrs tetap seperti ‘daun keladi’ yang tdk basah
wlwpun sempat tergenang air dan tetap menjadi diri sendiri. klo sekali
dua kali loss harus bersikap seperti ‘daun keladi’ juga yang dgn sedikit
sentuhan didahannya maka air pun tertumah, tercurah habis tak tinggal
lagi.
yang tentang Margin Call (MC) menyusul klo ada wkt luang ya, ini sambil
iseng perjalanan darat Bandung-Jakarta aja. Semoga ada manfaatnya.#SalamSefur.
