Monday, 28 March 2016

Apakah Yang Kamu Perjuangkan di Forex ?

Yang namanya berjuang itu harus tetap logis. Klo sekedar untuk makan aja ga cukup masa mau terus bertahan?! Dan itu sdh berlangsung 2 tahun?!. #Whaaat?!

Memang klo anda kerja di sebuah perusahaan kemudian digaji kecil (bahkan minus) anda mau bertahan diperusahaan tersebut!? Atau memang ada pedagang bakso yg sdh rugi selama 2 thn tapi msh bertahan?!.

Klo anda beralasan "krn cuma forex yg bisa bikin modal kecil jadi besar". Blm cukup kah diri anda menjadi bukti bahwa faktanya justru sebaliknya? Klo dgn mudahnya anda mengakumulasikan angka " modal 10 USD, kemudian dilipat gandakan dgn rasio win 100% perhari maka besoknya sdh 20USD - 40 - 80 - 160 - 320 dst.. Maka bayangannya anda bisa punya banyak uang dlm wkt sebulan dari modal awal 10USD?

Hitungan semacam itu hanya akan ada diatas kertas. Bisnis apapun itu klo hanya dihitung diatas kertas pasti untungnya apalagi cuma mengkali-kali bilangan, rania juga bisa. Fakta lapangan akan berkata berbeda dan forex bukan soal "Kali mengkali" yg langsung ketemu hasilnya. Dia adalah bilangan ditambah bilangan dikurangi bilangan dikali bilangan dikurangi bilangan, ditambah lagi, di kurang lagi dst.. dst.. Baru lah ada equal / sama dengan. Tdk semudah logika dan hitungan dasar yg anda gunakan.

Satu hal yg pasti, forex itu bisnis maka anda hrs punya pengasilan dari bisnis ini sebagaimana bisnis2 lainnya. Klo sdh berpenghasilan dan msh kurang sambil lakukan hal lain yg juga menghasilkan diluar forex. Tapi klo makan saja tdk cukup, Isi kuota internet sdh ga sanggup lalu apa yg mau anda perjuangkan? Anda mengorbankan anak2 dan istri anda demi sebuah ego bahwa anda bisa sukses di forex? Come on.....

Sunday, 20 March 2016

Management Waktu (Kunci keberhasilan Bisnis,)

+Pak saya lihat kok jalan2 terus ya, lalu kapan tradinnya? Bagaimana ngurus bisnisnya?

- pertanyaan senada sering sekali masuk karenanya perlu saya jawab terbuka agar kedepan tdk ada lagi pertanyaan serupa masuk. Tdk ada yg rahasia didapur saya, juga tdk ada sesuatu yg begitu hebat hingga harus disembunyikan.

Klo pertanyaan nya kenapa sy dan klrg jalan2 trus ga akan sy jwb krn sy sdh jwb sebelumnya. Tapi klo pertanyaan nya bagaimana cara sy memanfaatkan waktu maka jawabannya hanya satu. Management waktu.

Sy jalan2 ya sambil trading sekaligus juga mengurus usaha2 sy yg lainnya. Sy sdh terbiasa melakukan banyak hal dalam satu wkt. Dalam sehari saya menggunakan fix 6jam wkt sy untuk menganalisa dlm bisnis trading sy. no more, bahkan sering kurang dari itu. Tapi perlu diingat bahwa 6 jam tersebut adalah wkt yg EFEKTIF. Sy tdk membuka layar lain selain chart. Tdk sambil browsing, buka Facebook atau yg lainnya. Jadi fokus menganalisa. Fokus membuat rekayasa terhadap market bukan fokus mencari titik transaksi krn bisa jadi dari 6 jam tersebut yg sy bagi menjadi 3 sesi duduk yg masing2 durasinya 2 jam sy tdk melakukan order/transaksi apapun krn market tdk sesuai dgn hasil analisa saya.

Adapun pemanfaatan dari total 6jam sy tersebut bisa flaxible. Tapi ada waktu2 khusus (biasanya di opening market besar) dimana saya fix rutin wajib melihat dan menganalisa market dimanapun saya berada. Baik sedang tidur (krn perbedaan local time) ataupun sedang dlm perjalanan diatas pesawat. Nah, klo sdh nyebut online dipesawat biasanya langsung ada deh 'pasukan bodrex' yg menghujat macam2 mulai dari menasehati jgn nyalakan hand phone dipesawat sampe dibilang hoax "masa dipesawat bisa online" begitu katanya. Makanya, sekali-kali terbang pakai Singapore airlines atau Qatar atau Emirates dll yg mereka memang menyediakan wifi dan duduk sekalian di first class atau business class biar tau juga klo dipesawat itu bisa tidur2an dan mandi pake shower. Jgn krn ga tau trus ngomong yg macem2, itu menandakan anda #KurangPiknik.

Weh, kok udah sampe ke #KurangPiknik aja ya. He. Ok, #KembaliKeLeptop.

Jadi wlwpun sy dan istri sama2 trader tapi kami sdh sepakati bahwa tdk boleh didepan chart lebih dari 6jam dlm sehari. Dan meskipun kami berdua trader tapi tdk pernah kok kami ngobrolin tentang market kecuali pas kebetulan kami menggunakan jatah 6jam tersebut secara bersamaan. Itupun klo pas dirumah aja krn kebetulan ruang kerja kami disatu ruangan tapi beda desk.

Itu juga alasan knp hampir setiap bepergian sy selalu menggunakan president / suites room, karena memang hanya didua type kamar tersebut yg menyediakan business room / meeting room yg Private. jadi kami ga perlu repot2 naik turun ke business center-nya hotel.

Untuk urusan usaha2 lainnya saya tetap pantau kok wlwpun sering nya tdk day by day. Tapi org2 ring satu saya dikantor sdh tau persis dijam2 brp aja sy selalu angkat tlp dan apa saja yg perlu direport. Jadi memang sy tdk bisa dihubungi disembarang wkt bukan krn eksklusifitas tapi krn banyak hal yg sy hrs kerjakan makanya masing2 ada wktnya sendiri biar ga saling bertabrakan wktnya. Bahkan klo diperhatikan tmn2 pasti bisa tau biasanya sy online difacebook dijam2 brp saja. Ya, krn memang ada wkt2nya sendiri wlwpun tdk fix. Jadi dalam 1 bulan minimal 1 minggu sy hrs ada di Indonesia untuk mengurus banyak hal yg bersifat fisik seperti tanda tangan dll. Klo ngikutin hawa nafsu mah bisa jadi kami ga pulang2 dan "tak tau rimbanya". He.

Dalam 24jam ada yg mampu menyelesaikan 50 persoalan, tapi dlm 24 Jam yg sama ada yg menyelesaikan 3 persoalan saja tdk bisa. Kuncinya ada di management waktu. Sebagai seorang trader dampak positif yg sy rasakan dari management waktu adalah mampu mengendalikan diri kita dihadapan chart dan 'memaksa' kita agar lbh rasional dan yg paling penting adalah kita akan membuat rambu2 sendiri atas banyak hal (termasuk rule). Ya, memang market running 24 jam tapi tdk bisa keseluruhan dari 24jam tersebut memberi anda uang. Bahkan klo kita tdk bisa mengendalikan nafsu kelapangan berbisnis '24jam' itu justru bisa membunuhmu. Be smart(er) everyone.. Ini bisnis yg #Ngeri2Sedap klo anda tdk pintar2.

Jadi sambil trading, sambil berbisnis lainnya, sambil bermain bersama keluarga itu bisa dilakukan bersamaan dan masing2 punya kualitas yg tinggi. Yg jangan pernah anda lakukan adalah 'mengorbankan' keluarga demi ambisi yg ingin anda raih karena terlalu mahal harga yg hrs anda bayar untuk sebuah kesuksesan yg blm tentu anda dapat. Sayangi keluarga anda maka itu menjadi pembuka pintu rizki dan anda sedang membangun kesuksesan yg hakiki yg paling dekat yg bisa anda raih. #SalamSemfrul.

Monday, 7 March 2016

Membuat Target Sesuai dg Kemampuan Duri Masing Masing

Dalam dunia trading ada yg memiliki target bulanan 5% dari balance awal, ada yg 10%, ada jg yg 30%, ada lagi yg 50% bahkan ada yg sampai ribuan bahkan puluhan ribu % dari modal awal. Yg pasti semakin jauh jarak antara garis start (modal) dengan garis finish (target) maka bukan tidak bisa, tapi kita butuh tenaga extra, kemampuan lebih, kesabaran ganda dan faktor2 lainnya yg pasti semuanya hrs diatas rata2.

Menurut hemat saya yg lebih penting dilakukan sblm membuat sebuah target/pencapaian adalah kita hrs mampu  mengukur kemampuan kita sendiri. Itulah knp sy kemarin menulis tentang betapa pentingnya kita mengenali diri kita sendiri sebelum Semuanya terlanjur salah.

Dalam membuat target jangan pernah berpatokan dgn pencapaian org lain dgn menelan mentah2 ucapan "mereka aja bisa masa saya ga bisa?!". Kata2 tersebut hanya cocok digunakan untuk mood buster / memotivasi agar lbh giat belajar agar bisa seperti yg lainnya. Tapi saat kata2 itu kita jadikan patokan dlm membuat target maka bukan mata air yg sdh dekat, tapi malapetaka sdh dekat. #Iklan. He.

Target itu dibuat menyesuaikan kemampuan pribadi masing2. Besarannya akan berbeda satu dgn yg lainnya krn kemampuan seseorang dlm trading tdk mungkin bisa diseragamkan. Klo ada yg menargetkan (contoh) 100% sebulan, atau 1000% seminggu dst maka jgn mudah silau dan tergiur. Tetaplah menjadi diri sendiri krn tdk seorangpun tahu apa yg sebenarnya sdng terjadi didapur tetangganya. Be your self.... Itu kuncinya. Jgn mudah goyang krn banyak hal. Hanya diri anda lah yg paling tau apa yg baik untuk anda.

Yg paling menentramkan adalah mewajarkan target. Mengukur seimbang antara kemampuan dan target. Itu jauh lbh bijaksana daripada kelihatannya besar tapi sesungguhnya rapuh krn anda tdk berada diatas pondasi yg kuat. Bikin target cuma krn ikut2an krn yg lain sdh sekian persen  masa saya cuma sekian persen. Ego semacam itu akan membunuh anda. Jgn malu klo yg lain  sdh 10% per-bulan tapi anda baru mampu 5% per-bulan. Be your self. Yg penting anda sangat mengerti bagaimana bisa menghasilkan 5% tersebut krn itu penting sekali. Tugas anda hanya tinggal mengulangi dan mengulangi secara konsisten yg 5% tersebut.

Prilaku yg salah adalah kita tdk pernah mengukur kemampuan diri kita dlm banyak hal. Kita tdk tau penguasaan emosi kita sampai dimana, kita tdk pernah mengukur penguasaan kita terhadap teknik/sistem trading sdh sebaik apa dlsb... Dan fokus kita hanyalah pencapaian target yg membabi buta. Ini adalah kesalahan besar. Itu seperti anda lomba lari marathon 50KM tapi itu dilakukan saat anda sdng berpuasa. Bukan tdk mungkin. Tapi anda sdh menggugurkan faktor2 umum kewajaran. Dan merasa benar di jalan yg sesat itu lebih berbahaya daripada merasa sesat di jalan yg benar. #MariLuruskanKordinatMasing2

Forex is Complicated Busines ( mulai dari kenali dirimu sendiri)

Klo anda mengira apa yg sy miliki saat ini sy dapat dari kehebatan sebuah teknik/sistem trading maka anda salah. Apalagi klo anda sampai mengira krn kehebatan tersebut maka sebuah teknik harus 'diadu', hingga sampai ada seseorang yg berani menantang lainnya demi membuktikan itu. Klo itu terjadi pada anda maka confirmed anda kurang piknik.

Bagi saya floating minus 100 atau 200 pips itu sdh biasa. Saya bukan org yg alergi sama sekali terhadap hasil minus, dari yg saya fahami itu sebuah keniscayaan, tapi sy trus dan tetap mempelajari faktor2 penyebab minus agar tdk berulang dihadapan. Krn dlm bab floting  minus bagi sy yg penting kita hrs tau apa yg hrs diperbuat ketika terjadi dan tdk panik. Karena sy trading tdk untuk mencari kesempurnaan transaksi tapi saya trading untuk mencari nafkah buat anak istri saya.

Penguasaan teknik adalah hal mutlak bagi setiap individu. Tapi saya adalah org yg percaya bahwa dalam dunia trading tidak ada kesuksesan yg bisa diraih dgn single factor (faktor tunggal). Contoh, modal dalam trading adalah penting, tapi apa besaran modal menjadi penentu kesuksesan seseorang? Tidak!. Psikologi adalah hal penting lainnya, tapi apakah cukup dgn psikologi yg baik seseorang bisa berhasil dlm dunia bisnis ini? Tidak!.

Rumus matematika mengatakan. (Contoh) Jika A adalah psikologi. B adalah besaran modal. C adalah penguasaan teknik dll. Sebagian org ada yg cukup dgn A + B maka dia sdh menemui hasilnya. Sebagian lain  butuh lbh banyak faktor untuk bisa menemukan hasil, A + B + C + D barulah muncul hasilnya. Lalu bagaimana? Langkah awal terpenting adalah kenali diri anda sendiri dgn baik. Apa kelebihan anda? Apa kekurangan anda? Dst.. Setiap org akan membutuhkan penanganan yg berbeda dan diri kitalah yg harusnya paling tau apa yg hrs ditambahkan dan mana yg hrs dikurangi. Krn pengobatan terhadap org yg hanya punya penyakit darah  tinggi saja akan berbeda dgn org yg punya penyakit darah tinggi + diabetes + asam  urat + batuk dan bengek. Krn itu juga setiap kali pergi ke dokter step pertama adalah kita diminta untuk 'mengenali diri kita sendiri' dulu dgn pertanyaan apa saja keluhannya, bagian mana saja yg sakit, dll. Klo kita saja sebagai org yg sakit tdk tau lalu bagaimana penyakit bisa disebuhkan. Krn itu kemarin sy menulis kata2 ini 'how I can tell you the problems, if the problems is you"

Krn itu sy selalu mengatakan bahwa bisnis forex is complicated business. Tdk ada org yg berhasil dgn faktor tunggal.

Mungkin semua org bisa menjadi trader forex. tapi tdk semua org bisa menjadi trader forex yg handal. Tapi trader yg handal bisa lahir darimana saja, dgn latar belakang apa saja, jenis kelamin apa saja, berapapun umurnya. Karena itu pandai pandailah mengenali diri anda dgn baik. Bisa jadi krn selama ini anda terlalu sibuk mencari faktor yg diluar (external) sampai anda lupa langkah dasar yg paling penting dlm sebuah rangkaian kesuksesan seseorang yaitu mengenal diri sendiri (Internal). Bisa jadi juga faktor tersebutlah yg selama ini mengganjal langkah anda karena satu kaki anda sdh ada dijalan yang benar tapi kaki lainnya msh berada dilumpur yg dalam. Jadilah 'The right man, in the right time, at the right place,' #HaveANiceDay

Monday, 29 February 2016

Pentingnya Objektifitas Berfikir

Dibutuhkan objektifitas yg tinggi sebelum memutuskan banyak hal  dlm hidup ini. Termasuk ketika hendak memutuskan untuk melakukan transaksi. Jangan terburu2 mengarahkan otak anda pada posisi akan menjual/sell atau membeli/buy. Biarkan otak dalam posisi blank/kosong dulu. Buatlah analisa mendalam terlebih dahulu sesuai dgn sistem trading yg digunakan masing2 lalu buatlah percentage/persentase lebih cendrung ke arah  mana analisa anda. Setelah itu buatlah batas kerugian (SL) dan keuntungan (TP).

Setelah itu barulah diketahui apakah anda memahami kondisi market terkini? Berapa persen anda yakin dgn analisa anda?! Ini yg disebut dgn mapping / pemetaan. Tdk setiap melihat chart lalu buru2 memutuskan, krn hal yg terburu2 dan tdk objektif biasanya akan berhujung petaka.

Ada saatnya dimana kita bisa profit dlm fast execution tanpa  mapping. Tapi yg lbh penting dari itu adalah anda mengerti faktor2 kenapa profit itu bisa didapat. Tanpa hal tersebut profit hanyalah sebuah keberuntungan semata yg Sulit untuk diulangi, dan biasanya menjerumuskan seseorg ke lavel confidence yg tdk terukur yg kerap membuat celaka. Ini bisnis. Setiap bisnis adalah matematika yg bisa dihitung dan diukur.

Lbh baik rajin menghitung faktor2 kesalahan yg kita lakukan dan kemudian diperbaiki dimasa hadapan, daripada sibuk mencari 'kambing  hitam' dari setiap kebodohan yg berulang kita lakukan. Tdk ada yg bisa merubah anda kecuali diri anda sendiri. Percaya dirilah... How can i tell you the problems, is the problems is you. #SalamSemfrul.

Saturday, 6 February 2016

Mereka Punya Cara Sendiri Untuk Bahagia

Dari dulu penghasilan saya dan istri sebagai professional di holding company yg kami pimpin sdh menjadi milik org tua kami masing2 secara otomatis krn akan langsung di auto debit. Yg sedihnya orang tua saya sama sekali tdk pernah peduli akan rekening itu. Jangankan mengambil hanya untuk nge-check saldonya aja blm pernah. Seingat saya hanya sekali uang itu pernah ditarik, itupun hanya 30jt IDR dan itupun untuk beli pupuk dan bibit padi krn pada tahun 2010 lalu sawah dikampung saya kena hama.

Beliau tdk mengambil uang tersebut bkn krn banyak uang. Tapi karena beliau tdk mau merepotkan anak2nya. Beliau berdua lbh memilih terus bekerja dgn turun kesawah mengelola padi2nya wlwpun diumur beliau berdua yg sdh tdk muda lagi. Selain itu budaya dikampung saya melarang setiap org tua untuk menerima hasil jerih payah anaknya yg sedang merantau, kecuali dia sdh pulang kampung dan kembali menetap dikampung. Padahal zaman sdh demikian berbeda jauh. Tapi begitu lah org tua. Mereka punya caranya sendiri untuk bahagia.

Emak dan abah sy hanya mau menggunakan uang saya untuk umroh setahun sekali. Padahal sy sdh menawarkan kapanpun beliau mau umroh/haji bisa bilang kesaya, ga mesti setahun sekali. Tapi beliau berdua tetap menolak. Sejujurnya hati siapa yg tdk sedih klo dlm posisi saya?! Tapi org tua punya caranya sendiri untuk bahagia. Dan saya ikut bahagia saat mereka berbahagia.

Sampai pagi tadi emak saya tlp menanyakan alamat kantor pajak provinsi. Saya kaget, krn tdk biasanya beliau mau berurusan dgn birokrasi terlebih perpajakan. Akhirnya pagi tadi sy buru2 brngkt dari Surabaya. Ternyata nominal rekening atas nama emak sy tersebut dicurigai dgn data profesi emak sy yg seorang petani tulen. Terlebih lagi cash flow yg mereka anggap 'mencurigakan'. Krn itu org pajak butuh konfirmasi melalui wawancara mengingat maraknya kejahatan yg berkembang skrg. Krn emak sy ga tau apa2 akhirnya sy dan kepala cabang bank penerbit rekening emak sy yg diwawancara. Hasilnya kami hanya diminta untuk melengkapi berkas PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak). Sedangkan emak saya yg hanya duduk diruang kerja pimpinan pajak daerah hanya sesekali menghampiri dan bertanya "Aya naon sih!?" (ada apa sih?! -Sunday). Org tua selalu punya caranya sendiri untuk bahagia.

Wednesday, 3 February 2016

Sadar Diri Pada Posisi Yang Benar

Jangan pernah menyalahkan orang lain saat mereka memandang sebelah mata profesi kita (apapun itu selagi positif). Kenapa demikian? Karena bisa jadi diri kita adalah salah seorang dari penyumbang nilai negatif bukan positif.

Dalam sebuah kampung ada seorang penjual bakso yg sukses. Awalnya dia hanya mampu beli sepeda, lalu motor, dan lalu Mobil. Semua itu dia beli dari hasil jualan baksonya. Apa yg terjadi dikampung tersebut? Profesi menjadi tukang bakso menjadi trand dan sangat bergengsi karenanya. Begitulah awal mula munculnya central2 bisnis atau pengrajin sesuatu dlm satu daerah. Diawali dgn kesuksesan seseorang lalu kemudian diikuti yg lainnya. jadilah terkenal kampung tersebut dgn spesifikasinya.

Namun hal sebaliknya pun demikian. Saat ada seorang trader dlm sebuah kampung yg justru awalnya wkt masih kerja dikantor mampu membeli mobil namun setelah resign dan menjadi seorang trader alih2 bukan menambah jumlah Mobil tapi justru menjualnya. Tdk cukup berhenti disitu, selang beberapa waktu motornya pun dijual, tidak selang beberapa lama justru rumah yg dl mampu dibelinya justru digadaikan. Tak butuh waktu lama untuk rumah tersebut disita krn gagal bayar, alhasil hidup ngontrak bahkan hidup dari hutang dari satu warung ke warung lainnya. Setelah semua itu terjadi lalu apakah anda meminta agar org lain memandang positif profesi anda? Hai kamu. #IyaKamu. Banguuun!!! Sudah siang!!!!!

Jangan salah kan pasangan (suami / istri) atau orang tua atau siapapun itu, saat mereka meminta anda untuk berhenti melakukan suatu bisnis krn sangat terlihat anda bukan menuju ke kondisi membaik tapi sebaliknya. Mereka benar!!! Anda yg selalu melawan hati nurani demi sebuah logika yg salah!!! Ada anak yg harus sekolah, ada keluarga yg harus dinafkahi, ada org tua yg masih berhak mendapatkan titipan rezeki melalui tangan anda dimasa tua mereka. Jangan egois!!! Karena itu sy selalu menyarankan sadar dirilah dan tempatkan diri anda pada posisi yg benar. Realistis.

Logika saja. Tidak ada penjual bakso yg sdh rugi bertahun2, jual asset sana sini, gadai rumah dll tapi masih bertahan jualan bakso terus dan terus tanpa perbaikan. Itu namanya bertahan dalam posisi tenggelam. Kesuksesan dan kegagalan adalah MATEMATIKA yg bisa dihitung.

Seperti traffic light/lampu merah. Ada saat dimana harus maju, ada saat dimana harus berhenti, ada saat dimana harus berhati2. Krn itu saya membuat klasifikasi nasehat kapan harus berhenti (lampu merah), kapan harus hati2 (lampu kuning), dan kapan harus jalan terus (lampu hijau).  Sikap anda jalan terus dgn kacamata kuda tanpa melihat kanan kiri akan membawa malapetaka dan kecelakaan yg menghancurkan.

Segeralah sadarkan diri kita masing2. Karena dlm dunia forex tidak ada yg mampu menolong kita selain diri kita sendiri. Bangun dan berubahlah atau pindah jalur dan mengulang perjalanan. Tidak ada noktah hitam dalam sebuah perjalanan kalau kita mampu untuk segera menghapusnya.

Jadikan lah diri kita bukti positif. Maka tanpa diminta orang sekitar akan memandang baik apa yg kita lakukan. Be realistic. Umur kita terlalu singkat klo hanya digunakan untuk menggambar mimpi tanpa pernah ada usaha untuk menggapainya. #SalamSepur

 
;