Sniper / penembakan jitu.
Sniper atau penembakan jitu atau sebagian org lain-nya menyebut profesi ini dgn sebutkan sharp shooter. Entah darimana dan bagaimana bermulanya istilah tersebut sering sekali saya dengar dan digunakan oleh teman2 maya. Tapi dari informasi yang saya himpun dari beberapa teman istilah sniper itu digunakan kebanyakan untuk menunjukan ketepatan dlm setiap melakukan Transaksi. Itu tdk salah krn itu hanyalah sebuah istilah. Tapi sebagai seorang yg suka berolahraga menembak saya mengenal beberapa org yg memang berprofesi sebagai penembakan jitu. Jujur dalam beberapa hal sy banyak belajar dari beliau2 krn sy banyak ngobrol dan dilatih juga oleh mereka.
Sebagai org yg berada ditengah antara keduanya. (Seorang penembakan jitu professional dan tmn2 yg suka menggunakan istilah tersebut dlm dunia forex) ada baiknya saya menulis ini, agar kita semua benar2 tau apa yg sebenernya bisa kita pelajari dari seorang penembakan jitu professional untuk kemudian kita pegang teguh dan aplikasikan dalam dunia bisnis kita (forex).
1, Cara kerja.
Yang membedakan seorang sniper dgn penembakan biasa adalah pada efisiensi dan ketepatan. Seorang sniper itu lebih banyak menghabiskan waktunya untuk memantau/mengincar daripada menembak. Jumlah peluru yg digunakanpun sangat terbatas dan tdk boleh asal tembak. Tapi saat satu kesempatan datang maka tembakan tersebut harus benar2 tepat sasaran.
Jadi sifat itu yg hrs kita pegang teguh. Seorang trader itu tdk perlu banyak ‘buang peluru' saat tdk yakin atas analisisnya yg sdh dibuat. Yg sering dilakukan seorang trader yaitu lbh sering buru2 menembak daripada menghabiskan waktu untuk memantau / menganalisis sebagai mana yg dilakukan para penembak jitu.
Trader yg baik adalah yg bisa mengklasifikasi/menggolongkan/grading setiap analisanya. Dia harus memiliki kemampuan untuk membedakan kualitas dari Analisa yg sdh dibuatnya sendiri. Ini grade A dgn keyakinan 90%up. Ini grade B dgn keyakinan data’s 60%. Dan ini grade C dgn kualitas dan keyakinan 50%down. Dgn begitu kita tau kapan hrs melakukan Transaksi dan kpn hrs meninggalkannya. Krn dari apa yg saya pelajari bahwa sistem trading anda (sebaik apapun itu) tidak akan bisa selalu tepat membaca pergerakan yg ada. Krn itulah membuat trading plann / mapping itu menjadi penting. Jadi tingkah laku kita terpola dgn baik. Dgn begitu psikologi/mental kita pun terjaga, uang ga demikian cepatnya bablas dll.
Demikian jg yg dilakukan seorang sniper. Begitu dia melihat target dia tdk langsung menembak. Akan tetapi dia klasifikasi dulu setiap peluang yg ada dlm bentuk keyakinan. Klo tembak sekarang 50% meleset nih, klo tembak sekarang 99% kena nih dan “Doooor!”. #Kena. Sekali pun dlm satu waktu kesempatan itu hilang krn trll mengukur itu sangat baik krn kita tau bahwa pekerjaan kita tdk sembarangan. Pinjam istilah seorang sahabat “lebih baik kehilangan moment daripada kehilangan balance”.
2, KEPRIBADIAN.
Seorang sniper itu memiliki kepribadian yg sangat tenang, terukur dan dingin. Bahkan dlm keadaan apapun hal tersebut hrs tetap dipegang teguh krn itu menjadi panduan sukses seorang sniper. Ujian psikologi dlm profesi seorang sniper tdklah mudah. Bahkan sy mendapat informasi bahwa akhir ujiannya adalah seorang penembak akan ditaruh dlm ruang gelap total dgn 6 peluru dan 6 lilin yg ditaruh dlm jarak tertentu dan dinyalakan satu persatu. Setiap penembakan ditinggal dlm ruangan tersebut selama 24 jam dgn bekal 1liter air mineral. Dan ujiannya adalah menembak mati semua lilin Tanpa menjatuhkan lilin tersebut. Artinya sasaran utamanya adalah sumbu. Dlm bentuk ujian seperti ini betapa ‘kepribadian' seseorang benar2 diuji. Satu lilin akan dinyalakan atas perintah penembak. Begitu lilin dinyalakan maka dlm jeda wkt itulah si penembak wajib menembak krn klonkalah dgn waktu, artinya lilin keburu habis terbakar maka kalah sudah sipenembak. Jumlah peluru yg sama dgn jumlah target menjadi tekanan tersendiri. Wkt yg panjang untuk 6 batang lilin membuktikan bahwa ketenangan pribadi seseorang menjadi faktor penentu diatas faktor kemampuan teknikal.
3, KOMITMEN TERHADAP PROFESI.
Apapun profesi seseorang maka komitmen dan integritas adalah harga mati yg hrs dipegang teguh. Terlebih bagi seorang penembakan jitu. Dia harus benar2 Cinta terhadap pekerjaannya, rela selalu bekerja hidden tanpa expose dll. Dia tdk boleh mengerjakan profesinya dibawah tekanan termasuk tekanan ekonomi. Bukan berarti semua dari mereka kaya dan berkecukupan tapi mereka diajarkan memiliki komitmen tinggi terhadap apa yg mereka kerjakan. Mereka diajarkan memiliki switching mind antara diri mereka sebagai seorang personal dan seorang professional.
Jadilah orang professional ketika trading. Setiap keputusan haruslah berdasar dan bebas dari tekanan apapun termasuk hutang dll. Itu hanya menjadi bayang2 gelap yg memberatkan langkah maju, milikilah ‘switching mind' seperti seorang penembakan jitu yg bisa membedakan diri antara personal dan professional.
4. KONSISTENSI DAN KEMAMPUAN YANG MELEKAT.
Semua pekerjaan membutuhkan konsistensi. Pada fitrahnya manusia memang up and down krn itu menjaga konsistensi itu harus dilatih dan tdk dtg begitu saja. Konsistensi terhadap rule yg sdh dibuat, Management yg sdh disepakati dan menjalankannya dgn disiplin dan konsistensi tinggi. Kemampuan / skill seseorang akan melekat erat dgn pribadi seseorang. Kemampuan tukang bubur (naik haji) untuk membuat bubur melekat sekali pada dirinya. Suatu hari klo dia tinggal di Swedia (contohnya) maka dia akan tetap memiliki kemampuan membuat bubur. Karena itu belajarlah untuk menekuni sesuatu dengan benar karena klo kita konsisten dalam kesalahan maka sampai kapanpun dan dimanapun maka kesalahan tersebut melekat pada diri kita. Jadilah “the right man on the right place on the right time on the right track”. #SalamSemfrul.
