Janji saya kemarin untuk menceritakan bagaimana saya menyaksikan
KEHANCURAN dan KEBERHASILAN seorang trader dgn mata kepala sy sendiri.
KEHANCURAN.
Sebenarnya banyak sekali contoh negatif pada kondisi ini. Saya hanya menceritakan beberapa saja ya. Sebelumnya saya mohon maaf dan tanpa mengurangi rasa hormat saya terhadap orang2 yang saya ceritakan nanti. Nama dan detil akan saya hidden demi kenyamanan bersama. Kalaulah memang cerita negatif ini bisa menjadi sesuatu hal positif untuk yang membaca semoga pahala tersebut terus mengalir ke para tokoh dan menjadi doa baik yang tak kan pernah putus. Amin.
Sebenarnya banyak sekali contoh negatif pada kondisi ini. Saya hanya menceritakan beberapa saja ya. Sebelumnya saya mohon maaf dan tanpa mengurangi rasa hormat saya terhadap orang2 yang saya ceritakan nanti. Nama dan detil akan saya hidden demi kenyamanan bersama. Kalaulah memang cerita negatif ini bisa menjadi sesuatu hal positif untuk yang membaca semoga pahala tersebut terus mengalir ke para tokoh dan menjadi doa baik yang tak kan pernah putus. Amin.
1. Pagi itu kami sekeluarga mau berangkat ke Jogja, semua sudah siap,
dan kami sudah diatas mobil untuk berangkat ke airport, tiba2 seorang
teman facebook (sebut saja Jarwo) menelpon dgn suara gemetar, dia
sebelumnya memang sudah 2 kali main ke rmh, tapi pagi itu mendadak dia
mau main ke rmh dgn mengajak keluarganya dgn sedikit memaksa. Karena
saya dengar sepertinya ada yang tdk beres maka sy meminta wkt sebentar
untuk tlp ke pihak Garuda untuk re-schedule penerbangan saya, syukurnya
krn kami di kelas bisnis jadi jadwal bisa dipindahkan kapan saja selama
seat tersedia. Akhirnya kami jadwal terbang jam 3 sore dan jarwo
berkunjung ke rumah.
Hal mengejutkan, beliau mengajak semua keluarga besarnya, termasuk istri, orang tua, mertua, bibi-nya, paman, keponakan dll. Klo saya tdk salah ingat ada 15 orang. Ditengah kebingungan saya tetap saja seperti biasa, mempersilakan masuk dan bermain dll. Memesan makanan dll. Sampai akhirnya saya diajak bicara oleh orang tua om jarwo maksud dari kedatangannya. Saya terkejut, antara mau ketawa dan mau nangis. Bingung. Hiks. Dia dan keluarga datang karena hanya untuk melihat bahwa ada orang yang bisa sukses dari dunia forex, dah yang menyedihkan karena dia ingin mengadaikan rumah mertuanya untuk trading forex. Hiks. Kontan ide kedua saya tolak mentah2 dengan segala hormat. Saya meminta rencana itu digagalkan dgn berbagai alasan. Ini bukan mainan. Terlalu besar yang dipertaruhkan. Jadilah diri kita masing2 bukti positif terhadap dunia bisnis ini.
2. Suatu hari saya kedatangan tamu mendadak. Dikomplek saya
pengamanannya super ketat karena ada beberapa pejabat dan perwira tinggi
tinggal dilingkuangan kami, jadilah (sebut saja Sopo) tdk bisa masuk
sebelum mendapat izin dari pihak keamanan. Setelah pihak keamanan
berkordinasi dgn saya akhirnya saya izinkan untuk masuk. Ternyata om
sopo datang dengan orang2 bank yang ingin menyita rumah dan mobilnya dan
meminta saya untuk membayar semuanya. Dimana logikanya coba. Hehe.
Terlalu banyak cerita untuk hal ini. Sy hanya ceritakan beberapa yg saya ingat saja agar bisa diambil hikmahnya ya.
Terlalu banyak cerita untuk hal ini. Sy hanya ceritakan beberapa yg saya ingat saja agar bisa diambil hikmahnya ya.
KEBERHASILAN.
1. Saya punya kawan seorang trader forex yang tinggal didaerah bukit
Menoreh di jogja. Dia trader yang ‘menurut saya’ luar biasa. Saya
beberapa kali diajak kerumahnya. Terakhir klo tdk salah ingat tahun 2012
lalu. Dia adalah seorang yang berjiwa sosial tinggi. Memilih hidup
dipedalaman dibalik bukit2 tinggi ditempat kelahirannya. memilih hidup
sederhana dan membantu sekitar. Jarak rumahnya dari kota jogja itu
sekitar 4 jam. Dan 1 jam terakhir hrs ditempuh dgn susah payah karena
kondisi jalan yang seperti memasuki lembah tak berpenghuni. Hidup
seperti itu adalah pilihannya. Sebenarnya dia mampu untuk hidup lebih
dari itu dari hasil tradingnya tapi sekali lagi bahwa itu pilihan
hidupnya yang sangat mulia. Dia yang menghadirkan internet disekitar
kampung tersebut sampai akhirnya semuanya melek teknologi, dia membeli 2
buah truck untuk 2 minggu sekali membawa hasil berkebun para warga dan
kembali membeli bahan kebutuhan dari kota untuk dijual dgn sistem
koprasi dikampungnya. Sesekali truck2 itu membawa para warga piknik dan
adakalahnya membawa sampah para warga untuk dibuang TPA. Yang sangat
menggembirakan bagi saya adalah ada titik dimana seorang TKW asal
desanya yg bekerja di Hongkong memutuskan untuk pulang dan mencari uang
dari desanya karena keadaan desanya seperti kota yang terletak didesa
karena kegiatan ekonomi berjalan dgn sangat baik karena kerja kerasnya.
Lalu, apakah dia mengajarkan semua orang dikampungnya trading? Tidak
sama sekali. Dialah satu2nya orang yang trading forex. Sisanya dia hanya
menyambungkan antara kampungnya dan dunia luar untuk memerperlancar
keberlangsungan roda ekonomi. Karena forex itu memang bisnis besar tapi
harus diakui bahwa bidang ini belum tentu cocok untuk orang lain.
Dunia bisnis ini (forex) sesungguhnya bisa benar2 menghancurkan dan bisa
benar2 mengangkat derajat orang pada waktu yang bersamaan. Tinggal mana
yang kita pilih. Dan sejujur apa kita menilai diri kita sendiri karena
pasti tolak ukur awalnya hanya kita yang tau. tentukan pilihan anda
SEKARANG. He.. #SalamSefur.
