Seharusnya memang materi ini menjadi materi tersendiri karena dipandang
peran nya cukup penting dalam dunia trading. tapi menurut hemat saya
bahwa bab ini sebenarnya bisa menjadi sub-tema dari tema besar
MANAGEMENT yang sdh saya tulis sebelumnya. Tapi disini akan coba saya
detilkan agar makna dari PSIKOLOGI trading tidak lagi mengambang dan
kita tau apa fungsi, peran, dan pengaruhnya dalam dunia bisnis ini.
Apa kaitan management dengan psikologi trading? keduanya berkaitan
sangat erat karena management itu berfungsi serupa shock breaker dalam
sebuah motor. Management itu bisa mengurangi tekanan beban pada diri
kita saat berhadapan dengan market. Dia bisa membuat kita lebih tenang
dan lebih objektif karena kita punya maksud dan tujuan serta tata kelola
yang baik yang membuat diri kita siap berhadapan dengan 'musuh'.
Management bisa sangat amat membantu kita untuk tidak “Demam panggung”
ketika harus memutuskan banyak hal dihadapan market real. Dia juga
membantu psikologi kita tetap stabil dan tidak ‘gagap’ ketika menghadapi
gejolak market baik saat running profit ataupun floting minus. Kepala
kita akan tetap dingin atau dalam bahasa lain psikologi kita tdk melulu
menjadi sasaran serang bagi banyak hal yang dapat menganggu, karena dgn
management kita tau apa yang akan kita lakukan kedepannya.
Bagaimana sih management yang baik dan aplikasinya agar psikologi kita tetap baik ketika berhadapan dengan ‘doi’ (market)?
-Yang perlu dilakukan adalah:
- Membuat rekayasa/analisa terhadap market sebelum melakukan transaksi. Contohnya: menurut analisa saya market akan naik dulu kemudian turun. Atau klo turun berarti sampai sini kemudian baru naik. Buatlah dua kemungkinan kemudian buatlah persentase anda sebenarnya lebih cendrung ke yang mana. 80% sy pegang BUY, 20% sell. nanti lihat apa yang terjadi setelah beberapa waktu. Klo ternyata dua2nya salah bagaimana? Begitu anda lihat keduanya salah yang perlu dilakukan adalah membuat ulang rekayasa/analisa tersebut dari awal dengan kondisi market terbaru yg sdh berjalan. Dengan demikian itu menjaga psikologi kita tdk mudah hanyut diombang ambing market krn kita tau apa yg akan kita lakukan. Kalau loss tidak panik, sekalipun profit tdk over confident. Itu fungsinya. Shock breaker.
- Memanage waktu. Ini menjadi salah satu bagian penting juga dalam menjaga psikologi trading. apa yang dimaksud dgn management waktu dan apa hubungannya dgn psikologi. Kita perlu memetakan waktu agar tdk terus2an melototin market yang biasanya pada akhirnya menyebabkan psikologi kita terganggu kemudian main “jebret2” aja. Bisa jadi itu akumulasi dari badan yang capek, mata yang lelah dan psikologi yang terganggu. Maka perlu kita mengatur jam istirahat, jam bermain, jam bekerja dll.. semuanya harus tetap seimbang demi menjaga stabilitas psikologi kita dihadapan market. Dan yang paling TERPENTING dalama mangement waktu adalah gunakan banyak waktu anda untuk menganalisa market sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi. Bukan menggunakan banyak waktu anda untuk menunggu hasil dari keputusan transaksi yang diambil secepat kilat tanpa perhitungan matang. Ini miss management waktu yang sering sekali terjadi. Kita lebih senang menghabiskan waktu didepan market untuk nungguin floting daripada menghabiskan waktu untuk menganalisa market sebelum melakukan transaksi.
- Hal lain yang dapat membuat psikologi kita tetap prima adalah menjalankan management yg sdh disebut diatas secara DISIPLIN.
- Yang terakhir, setelah semua usaha/ikhtiar maksimal untuk menganalisa pergerakan market telah kita lakukan pada akhirnya yang harus kita lakukan adalah BERSERAH DIRI. Agar beban dalam diri berkurang jadi klo ternyata hasilnya minus tekanan terhadap kita tdk sampai menjatuhkan dan klo hasilnya plus kita tdk terbang dibuatnya.
Pada akhirnya trading adalah sebuah perjalanan yang harus terus kita
evaluasi sudah sejauh dan sebaik mana perjalanan kita selama ini. Itu
harus dilakukan secara priodik (masa tertentu) misalnya sebulan sekali /
2 minggu sekali dst... hal tersebut penting dilakukan agar klo terjadi
kesalahan kita dapat segera menyadarinya dan bisa segera memperbaikinya
kedepan. Perjalanan tanpa sebuah evaluasi itu serupa melihat fatamorgana
yang sepertinya dekat padahal dia jauh, dan yang sepertinya jauh
sesungguhnya dia dekat. #SalamSefur..
