(Baca perlahan semoga ada hikmah yang bisa diambil. TQ)
Kenapa saya menyarankan untuk ‘alih profesi’ dalam beberapa kasus?
Dalam beberapa kasus kadang saya menyarankan untuk terus belajar dan
mengatur pola bisnis dalam forex. Dalam kasus lainnya saya memberi saran
untuk berhenti sejenak dari dunia forex dan mencari pekerjaan dulu.
Dalam kasus lainnya lagi saya meminta untuk istirahat sebentar dari
kegiatan trading, dlsb... mengapa demikian? Karena saran kepada si A
belum tentu cocok dengan si B dan si C dan si D. Semuanya bergantung
kepada substansi/inti masalahnya. Jadi masalah itu bisa dipecahkan
dengan tepat krn sesuai sasaran.
*Saya menyarankan si A agar tetep bertahan dan terus belajar karena dia
menggunakan management yang benar dan uang oprasional/dapur dia aman.
Krn itu saya sarankan demikian
*Saya menyarankan si B agar berhenti sejenak dan cari pekerjaan lain krn saya lihat fokus dia dalam bisnis ini salah dan klo tetap begitu terus dia akan terus tenggelam lebih dalam dan lebih dalam lagi krn itu saya mengalihkan fokusnya dulu untuk mencari penghidupan dibidang lain dulu.
*saya menyarankan si C agar istirahat dulu krn saya lihat mindset dan management dia sdh baik tapi secara psikologi dia porak poranda maka butuh piknik dan istirahat sejenak untuk menjernihkan fikiran dll. Dan masih banyak lagi jenis kasus dan punya jenis solusi yang berbeda2..
*Saya menyarankan si B agar berhenti sejenak dan cari pekerjaan lain krn saya lihat fokus dia dalam bisnis ini salah dan klo tetap begitu terus dia akan terus tenggelam lebih dalam dan lebih dalam lagi krn itu saya mengalihkan fokusnya dulu untuk mencari penghidupan dibidang lain dulu.
*saya menyarankan si C agar istirahat dulu krn saya lihat mindset dan management dia sdh baik tapi secara psikologi dia porak poranda maka butuh piknik dan istirahat sejenak untuk menjernihkan fikiran dll. Dan masih banyak lagi jenis kasus dan punya jenis solusi yang berbeda2..
Forex itu bukan bisnis satu2nya di Dunia ini. Bidang bisnis Forex
hanyalah salah satunya, tapi dia banyak dipilih orang itu karena banyak
faktor. Salah satunya bisnis ini dipandang bisnis yang enak karena
waktunya flaxible. Bisa menentukan target sesuai kemampuan. Bisa
dikerjakan dimana2. Bisnis yang tdk punya saingan. Dll.. tapi klo alasan
kita bertahan dalam dunia forex ini Cuma karena ini satu2nya jalan
untuk bisa cepat kaya maka anda sudah tersesat dijalan yang sesat.
Karena diri anda sebenarnya sudah menjadi bukti bahwa argumentasi
tersebut salah.
Mungkin ada yang masih ingat waktu sedang liburan di Dubai saya pernah
posting status yang bercerita bahwa saya habis menerima telpon dari
seseorang di Indonesia dan krn saking enaknya ngobrol saya sampai harus
membayar roaming sejumlah ‘sekian’. Ada yang ingat? Saya ceritakan
detilnya tanpa menyebut orangnya ya demi kenyamanan bersama. (Sorry ya
om saya share pengalamannya untuk contoh baik bagi kita semua. Hehehe)
Beberapa bulan lalu saya dan kawan2 IMI Surabaya (ikatan motor
indonesia) touring motor Surabaya – Jogjakarta. Sesampainya dijogja
keesokan paginya seseorang yang sudah lama sekali ingin ketemu dgn saya
akhirnya bisa bertemu. Dia seorang trader yang sy kenal melalui facebook
jg. Krn waktu saya kosong akhirnya saya persilakan untuk datang dan
bertemu di hotel Tentrem tempat kami bermalam. Seperti kebanyakan kawan2
yang bertemu dgn saya biasanya klo sdh berkeluarga saya meminta untuk
dtg bersama keluarganya biar sekalian silaturahmi dan kenal sesama dan
anak2nya juga bisa main dgn anak2 saya. Di lobby hotel beliau
menceritakan segala kesulitan dan keluh kesahnya terhadap dunia trading
dan kondisi ekonominya yang sudah habis2an krn trading. Lama kami
ngobrol ngalor ngidul, gelas demi gelas kopi silih berganti. Hehe.
Sampai menjelang akhir pertemuan, krn wkt itu anak2 beliau jg sdh
selesai berenang, beliau minta saran. Apa saran dan tanggapan saya
terhadap semua ceritanya tersebut.
Waktu itu saya hanya menanyakan beliau kerja apa sebelum jadi trader dan apa keahlian beliau. Dan beliau menjawab sebelumnya adalah tukang pasang dan perbaiki AC. (maaf ya om saya sebut secara ekplisit. Hiks). Pada saat yang bersamaan saya menyarankan untuk berhenti sama sekali dari aktifitas trading dan kembali memulai aktifitas lamanya. Waktu itu saya ceritakan kepada beliau bagaimana kesulitan saya waktu ingin memasang AC dgn segera di Jakarta tapi tukang pasang AC yg sy hubungi rata2 full book semua. Tapi saya sarankan beliau mengkombinasi kemampuan lamanya dengan teknologi yang beliau miliki sekarang. saya menyarankan untuk menyebarkan berita offline dan online. Saya jg meminta beliau bekerja berdua dulu dgn adiknya yang saat itu tinggal bersama beliau krn sdng kuliah di jogja dll. Saya sarankan demikian juga krn wkt itu saya merasakan jogja itu panas sekali seperti surabaya jadi dimusim panas seperti waktu itu pasti banyak sekali yang ingin pasang AC dll. Singkat cerita berselang beberapa bulan kami tdk berkomunikasi. Tiba2 waktu di Dubai itu ada tlp dari nmr yang sy ga kenal dan iseng saya angkat, ternyata beliau menelpon.
Dalam sambungan tlp tersebut beliau berterima kasih pada saya karena
sekarang (pada saat itu) perekonomian beliau mulai membaik. Waktu itu
beliau menceritakan bahwa sekarang beliau sdh tdk mengerjakannya sendiri
lagi tapi sudah punya 8 orang karyawan dgn zona kerja yang berbeda2.
Penghasilan bulanannya (Bersih) klo ditotal bisa mencapai 6 juta. Beliau
skrng Cuma dirumah terima orderan dan membuat jadwal kerja. Dan masih
banyak lagi. Padahal seingat saya dari saya bertemu beliau sampai tlp
itu terjadi ga lebih dari 4 bulan. Pada sambungan tlp itu juga beliau
meminta saran kembali apa pendapat saya klo beliau mau mencoba kembali
dunia trading krn sdh punya cukup modal dan uang oprasional keluarga
sudah aman. Saat itu saya persilakan dgn syarat meninggalkan trading
pola lama dan memulai dgn pola baru yaitu menggunakan MINDSET,
MANANGEMENT, dan DISIPLIN. Dan sampai sekarang ‘alhamdulilah’ belum tlp
lagi. Tapi saya yakin keadaannya pasti akan terus membaik dan membaik.
Kita doakan sama2 ya.. #Amin.
Dari kisah sahabat kita itu beliau berubah bukan karena saran saya yang
hebat. Krn jujur aja waktu saya memberi saranpun saya ga banyak mikir,
apa yang terlintas difikiran saya aja kemudian saya sarankan kebeliau.
Krn keberhasilan beliau bukan karena ide saya tapi karena kerja keras
beliau yang mau berubah. See.... bagaimana cepatnya perubahan beliau
ketika memutuskan untuk BERUBAH sampai akhirnya punya penghasilan bulan
yang cukup dan bisa menata hidupnya kembali. Karena beliau sadar
kesalahannya kemudian tau cara berubahnya dan sangat bekerja keras untuk
berubah krn 3 unsur itu beliau bisa berhasil.
Sebenernya orang2 seperti beliau ini yang saya harapkan bisa muncul
kepermukaan agar menjadi contoh untuk yang lainnya. Tapi klo ‘beliau’
tdk berkenan juga sama sekali tdk masalah krn itu menjadi wilayah
pribadi masing2. Tapi nanti sosok2 seperti beliau ini yang akan ikut
bicara didepan pada acara silaturahmi nanti. Mau ga mau pokoknya saya
paksa. Hahahaha. (Piss om. He). Semoga bisa dipetih hikmah dari cerita
keberhasilan beliau ya dan kita semua bisa meniru kesuksesan dan kerja
kerasnya. Amin #SalamSefur
